Slide background
Slide background
Home
Senin, 29 Juni 2015 15:48

Dakwah harus menggunakan metode, dan yang paling penting adalah melihat manusia dengan pandangan kasih sayang dan lemah lembut.  Diantaranya kita bisa mengambil hikmah dari dakwah yang dilakukan oleh Syeikh Ma’ruf al-Karkhi dan Imam Abi Yazid al-Bisthami.

Minggu, 28 Juni 2015 08:20

Tablig dan ta’lim itu berbeda. Kalau ta’lim itu ada intensitas. Sebab ada sir antara murid dan syeikh. Murid belajar solat dan lainnya menunjukan rasa butuh. Mengajar anak orang lain sebaiknya harus ada ijin dari orang tuanya. Saya pernah mengajar seorang anak, tapi orang tuanya tidak menitipkan anak tersebut, saya tanya anak itu orang tuanya masih ada, kalau masih ada saya minta orang tuanya datang.

Sabtu, 20 Juni 2015 14:45

 

وَإِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَأَمْنًا وَاتَّخِذُوا مِن مَّقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى ۖ وَعَهِدْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَن طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ (125) وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُم بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ قَالَ وَمَن كَفَرَ فَأُمَتِّعُهُ قَلِيلًا ثُمَّ أَضْطَرُّهُ إِلَىٰ عَذَابِ النَّارِ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ (126)

Jumat, 19 Juni 2015 09:53

Salah satu kisah Nabi yang paling lengkap dalam al-Quran adalah kisah Nabi Musa, kisah sebelum kelahiran, pertumbuhan, saat beranjak dewasa hingga saat diangkat oleh Allah swt menjadi seorang Nabi dan Rasul. Karena kemuliaan dan keteguhan hatinya, Nabi Musa masuk kedalam kelompok 5 Rasul Allah yang menyandang predikat ulul azmi, Rasul yang (mempunyai kesanggupan).

Kamis, 18 Juni 2015 09:14

Lautan manusia membanjiri masjid Agung Jami’ Kota Pekalongan. Masa berpakaian serba putih tersebut berdatangan sejak pukul 7 malam karena sebelum acara inti maulid Nabi saw dimulai, berlangsung kirab merah putih dan pawai taaruf peserta pawai meliputi para Ulama TNI, Polri, Pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum, puluhan marcing Band dan puluhan kesenian tradisional Pekalongan juga ikut meramaikan pawai tersebut  seperti Jamaah sholawat Ainama, jamaah marawis, kesenian angklung, kesenian Enggrang, keseian kuda lumping diikuti juga beberapa personil dari kodim 1 pleton, Brimob 1 Pleton, Yonif 407 1 Pleton, Polresta Peklaongan 1 Pleton Menwa Banser dan lain sebagainya,

Facebook

Twitter

Pengunjung

Hari ini 350

Kemarin 388

Minggu 738

Bulan 2831

Total 66243

Currently are 8 guests and no members online